SMAK Syuradikara Mewakili NTT untuk Mengikuti Tiga Cabang Lomba FLS2N

SMAK Syuradikara Mewakili NTT untuk Mengikuti Tiga Cabang Lomba FLS2N

 

Tiga siswi SMAK Syuradikara Ende mendapat juara I Lomba FLS2N tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tiga siswi tersebut masing-masing Claudya Paulin Lengkong (Juara 1 desain poster), Maria Chandrayani Bai Nai  (Juara 1 cipta lagu) dan Fransiska Priskilia Bero (Juara 1 Tari kreasi). SMAK Syuradikara Ende mendapat juara umum FLS2N tingkat provinsi NTT pada tahun 2021 ini.

 

Kegiatan FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SMA/MA) ini disenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Sekretariat Jenderal, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. FLS2N sendiri merupakan wadah berkompetisi dan berkesenian bagi siswa Indonesia. Kegiatan FLS2N tingkat daerah ini dibuat secara daring pada tanggal 14 Juni s.d. 22 Agustus yang lalu.

 

Ada beberapa bidang seni yang dilombakan dalam FLS2N jenjang SMA/MA tahun ini adalah baca puisi, gitar solo, monolog, tari kreasi, vokal solo, desain poster, film pendek, kriya, komik digital dan cipta lagu. Berdasarkan informasi dari panitia, FLS2N tahun 2021 ini melibatkan 16.346 pendaftar dan 14.655 karya peserta yang berasal dari 34 provinsi dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN).

 

Mekanisme FLS2N dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, daerah/provinsi hingga nasional.  Tiga siswi SMAK Syuradikara  ini akan diutus untuk mengikuti seleksi nasional pada tanggal 30 Agustus s.d. 5 September secara daring.

 

Kepala SMAK Syuradikara Ende mengaku bangga dengan prestasi anak-anak yang telah mewakili NTT untuk mengikuti selesai nasional. “Saya bangga melihat prestasi anak-anak yang lolos sampai ke level nasional. Anak-anak  memiliki banyak potensi yang belum dikembangkan. Dengan adanya kegiatan FLS2N ini, mereka memacu kreativitas dan mengembangkan bakat-bakat mereka”, kata Pater Stefanus Sabon Aran, SVD.

 

Ketua panitia FLS2N tingkat SMAK Syuradikara Ende juga merasa bahagia dengan prestasi anak-anak dan kerja sama guru pendamping. Menurutnya, peserta lomba FLS2N di Syuradikara telah melakukan persiapan selama hampir dua bulan sebelum perlombaan. Guru pendamping dan peserta lomba secara serius mengikuti latihan. “Saya merasa bangga dengan prestasi anak-anak. Selama ini kami melakukan persiapan selama dua bulan. Walaupun di tengah pandemi, kami tetap melakukan latihan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan”, kata Pak Nando Hampaty, koreografer tari kreasi.

 

Maria Chandrayani Bai Nai, Juara I lomba vokal solo menjelaskan bahwa dirinya merasa terharu ketika mendengar bahwa dia lolos seleksi nasional. Dia mengaku bahwa keberhasilan dirinya terjadi karena dukungan Kepala SMAK Syuradikara Ende, para guru pendamping dan teman-teman.

 

“Keberhasilan ini bukan semata-mata karena usaha saya. Ini semua karena dukungan banyak pihak. Saya bersyukur bisa bersekolah di SMAK Syuradikara yang memberikan ruang kepada saya dan teman-teman untuk belajar dan mengembangkan bakat. Kami mohon doa agar kami bisa memberikan yang terbaik dalam seleksi tingkat nasional nanti”, kata Chandra Nai, siswi Kelas XII MIPA di SMAK Syuradikara ini. 

 

 

Rio Nanto, SVD

Tim Jurnalis Muda Syuradikara

Viva Syuradikara