Pengumuman Peserta Lomba Esai Syuradikara yang Lolos ke Tahap 20 Besar

Di tengah pandemi Covid 19, SMAK Syuradikara mengadakan lomba esai bagi seluruh siswa/i SMAK Syuradikara.

Pandemi Covid 19 tidak membatasi ruang gerak para siswa/i untuk menganalisis pandemi Covid 19 dalam hubungan dengan bidang pendidikan. Ide-ide menarik dari para siswa dapat menjadi sebuah sumbangan berharga bagi sekolah dalam mengevaluasi dan merancang proses pendidikan yang melahirkan generasi muda berkarakter dan berintegritas.

Lomba esai Syuradikara mengambil tema “Sekolah Online, Efektifkah?”.  Setiap siswa/i dapat menganalisis tema tersebut berdasarkan tinjauan kritis terhadap pendidikan online di tengah pandemi Covid 19. Kegiatan perlombaan esai ini dibuat dengan beberapa tujuan antara lain:menumbuhkan kreativitas siswa/i Syuradikara di tengah pandemi Covid 19, mengembangkan minat dan bakat siswa/i Syuradikara dan mengaktualisasikan bakat dan minat siswa/i Syuradikara.

Perlombaan ini memberikan ruang bagi siswa/i SMAK Syuradikara untuk berpikir kritis dan berani memberikan sumbangan pemikiran orisinal terhadap pendidikan di tengah pandemi Covid-19. Kegiatan perlombaan ini memberikan semacam semacam oase kesejukan di tengah keprihatinan akan rendahnya iklim literasi dalam situasi pandemi covid 19 ini.

Berdasarkan data perlombaan yang dirangkum panitia, terdapat 73 siswa/i SMAK Syuradikara yang mengambil bagian dalam perlombaan penulisan esai ini. Keseluruhan peserta berasal dari kelas X, XI dan XII yang sedang aktif bersekolah di SMAK Syuradikara Ende. Perlombaan ini dimulai sejak 16 Februari 2021 dan akan berakhir pada tanggal 26 April 2021.

 Perlombaan ini terdiri atas 3 tahap; pada tahap pertama, panitia akan memilih 20 peserta terbaik berdasarkan kualitas esai. Peserta yang lolos pada tahap pertama membuat video presentasi berdurasi 3-5 menit, mengirim video di email panitia lalu menguploadnya di instagram pribadi dan menandainya di instagram SMAK Syuradikara. Selanjutnya, panitia akan menyeleksi video tersebut dan memilih lima peserta terbaik yang akan berkompetisi di babak grand final.

 

Pada tahap ketiga ini, kelima finalis akan diundang oleh panitia untuk mempertanggungjawabkan tulisan melalui zoom. Panitia akan menyeleksi pemenang berdasarkan isi tulisan, kemampuan public speaking dalam video dan kemampuan mempertanggungjawabkan tulisan melalui zoom.

Secara garis besar panitia perlombaan merasa perlu untuk menyampaikan beberapa hal penting sehubungan dengan kualitas naskah yang diikutsertakan dalam lomba ini. Secara umum, dewan juri mengapresiasi partisipasi siswa/i SMAK Syuradikara dalam perlombaan ini. Jumlah 73 peserta dinilai cukup tinggi mengingat siswa/i terlibat dalam kesibukan mengerjakan tugas dari para guru.

Tema perlombaan “Sekolah Online, Efektifkah?” cukup berhasil menggerakan siswa/i Syuradikara untuk memberikan pemikiran kritis tentang keadaan pendidikan di tengah pandemi. Ada beberapa peserta yang menulis dengan begitu indah dengan kebaruan perspektif, analisis yang kritis dan merumuskan jalan keluar yang kontekstual. Secara umum mereka sudah memahami esensi sebuah esai dan memahami struktur penulisan yang sistematis.

Namun, ada beberapa peserta juga yang belum terampil dalam menulis esai. Hal ini bisa terbaca mulai dari hal teknis seperti penggunaan huruf kapital, kata depan dan imbuhan, konsistensi ide dalam sebuah paragraf dan juga korelasi tema, judul dan tubuh tulisan.  Dalam tubuh tulisan tampak ketiadaan korelasi antarparagraf, inkonsistensi dalam perumusan ide serta kemampuan dalam merumuskan ide secara sistematis.

Ada banyak peserta yang belum memahami cara mengutip pendapat dari buku atau internet dan cara menulis daftar pustaka. Selain itu, ada beberapa peserta yang menulis judul “pendahuluan, isi atau penutup” dalam kerangkan tulisan. Padahal dalam sebuah esai, penulis hanya menulis kata-kata pengantar yang dimaknai sebagai pendahuluan lalu isi dan kalimat kesimpulan sebagai penutup tulisan.

            Sehubungan dengan isi tulisan hampir sebagian besar peserta menganalisis dampak positif dan negatif dari pendidikan online. Gagasan peserta lebih kepada permainan perasaan antara suka dan tidak suka dengan pendidikan online yang lahir dari pengalaman pribadi. Peserta kurang menggarap aspek yang paling penting sehubungan dengan pendidikan karakter, AKM dan aspek sosiologis yang kurang diperhatikan dalam pendidikan di masa pandemi.

Artikel-artikel yang yang lolos dalam 20 besar ini cukup berhasil memenangkan hati dewan juri dalam beberapa aspek seperti judul yang memikat, aspek kebahasaan, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, keterhubungan dan ketersesuaian antarparagraf, signifikansi masalah, kesesuaian antara tulisan dan tema penulisan, originalitas dan kepustakaan.

 

 

Berdasarkan pertimbangan di atas, maka Dewan Juri memutuskan 20 peserta yang lolos ke tahap dua. Adapun nama-nama peserta yang lolos adalah sebagai berikut

  1. Dominio Rivaldo Wuwur
  2. Yohana Helena Fiorola Ire
  3. Oktaviany Wula
  4. Ashwel Vanesa Chepyando Richardo Laiskodath
  5. Paulus Karol Subang Silewe
  6. Juliana Alisa Salvadei Naga
  7. Alberto YT Payong
  8. Silvia P.N. Bhado
  9. Theresia Gregoriana Nyssa
  10. Afriana Mbebho
  11. Eva Maria Simatupang
  12. Christina Anggi Da Silva
  13. Maria Angelo Trinando Ngasu
  14. Melania Gabriela Simo
  15. Anna Claudia Nai
  16. Agnes Belaagara Cortereal
  17. Olivia Oswarda
  18. Gabriel K.S. Nato
  19. Margaretha Putriyani Paji
  20. Lusiana Dellashania Goa

 

Kami mengucapkan selamat dan profisiat kepada 20 peserta yang lolos ke tahap dua. Sesuai dengan timeline perlombaan, ke-20 peserta yang lolos mulai hari ini membuat konten video dan mengumpulkan video tersebut pada Selasa, 20 April 2021. Peserta yang lolos pada perlu membuat video presentasi berdurasi 3-5 menit, mengirim video di email panitia lalu menguploadnya di instagram pribadi dan menandainya di instagram SMAK Syuradikara. Peserta dapat mengirimkan link video di alamat email panitia: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. paling lambat pada pukul 23.59 WITA. Untuk informasi selanjutnya bisa kontak nomor WA panitia (Rio Nanto, SVD: 082144267004 dan Ibu Evi: 081337258020).  

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada peserta yang mengambil bagian dalam lomba ini dan belum terpilih untuk lolos ke tahap selanjutnya. Kami berharap hasil perlombaan ini merangsang semangat anak-anak sekalian untuk mengembangkan diri dengan kedisipinan membaca dan ketekunan dalam menulis.

 

Viva Syuradikara

 

Koordinator Lomba Esai Syuradikara

Rio Nanto, SVD